management@jflowrighthere.com
JFlow #REFILL Concert 7 Juni 2014 (Short Video Documentation)

JFlow #REFILL Concert 7 Juni 2014 (Short Video Documentation)

    Dear Friends of JFlow, untuk kalian semua yang penasaran dengan keseruan-keseruan yang kita lakukan di JFlow #REFILL Concert pada 7 Juni 2014 yang lalu, berikut ini adalah sekilas dari cuplikan yang terjadi di JFlow #REFILL Concert kemarin. I Hope you can enjoy this Video! dan tunggu video-video berikutnya. The Adobe Flash Player is required for video playback.Get the latest Flash Player or Watch this video on...
Beli Kembali Negeri Ini

Beli Kembali Negeri Ini

Tebus Indonesia Kita Apa rasanya tinggal di rumah yang statusnya digadaikan, dan lebih gilanya lagi lo ga tau gimana cara nebusnya, berapa tebusannya dan kepada siapa lo harus bayar? Bukan mau sok dramatis, tapi itulah yang gue rasakan hari-hari ini tinggal di Indonesia, (seharusnya) rumah kita tercinta. Kalau ini rumah kita, kenapa ada banyak hal yang tidak bisa kita lakukan didalamnya karena katanya itu sudah bukan hak tuan rumah lagi? “Jangan sentuh meja itu, sudah dibayar si anu” atau “Jangan pakai kamar yang itu, sudah milik si itu” Ga asyik banget. Baru-baru ini gue baca lagi bukunya John Perkins “Confession of An Economic Hitman” yang membeberkan skenario dunia barat untuk membangun kerajaan kapitalis dengan menaklukkan negara-negara seperti Indonesia, Panama, Arab Saudi, dll. Gue juga baru nonton sebuah film dokumenter karya John Pilger “New Rulers of the World” (search youtube aja, thanks to @swertemc for the tweet) yang menunjukkan betapa teganya kapitalis barat menindas negara2 berkembang untuk menjadi konsumen abadinya, dan yang lebih tega, pemimpin dan pejabat-pejabat korup di negara2 berkembang itu yang rela menjual negaranya demi profit pribadi. Taktik negara2 maju itu sederhana, mirip dengan taktiknya drug dealer sebenarnya. Give em a ‘lil taste, and they’ll beg you for more. Mereka tau keunggulan mereka di bidang ekonomi, teknologi, pengetahuan dll, dan mereka tau karakteristik penduduk negara2 berkembang yang konsumtif dan pengekor trend. Apapun yang “hype” di barat haruslah diikuti dan ditiru. Masuklah mereka dengan menawarkan “kerjasama” bisnis saling menguntungkan. Yang awalnya “kerjasama” berubah menjadi “kamu kerja sama saya” dan kitapun terjebak dan terikat pada hutang segunung yang harus dibayar sampai entah kapan. Siapa yang salah? Banyak. Ga akan habis...
JFlow Bagi-bagi Single Baru Lewat Email

JFlow Bagi-bagi Single Baru Lewat Email

Jakarta – “Berbagi itu seksi,” ujar JFlow kepada detikhot. Alasan itu pula yang membuat rapper JFlow membagikan single barunya bertajuk ‘Apalagi’ secara cuma-cuma via email. JFlow ingin siapapun bisa mendengarnya tanpa beban. “Sebagian orang nggak percaya dan berpikir pasti hoax ketika gue mengumumkan mau relain single ‘Apalagi’ ke email mereka,” tuturnya. Pria bernama asli Joshua Matulessy itu menyebut pergerakan bagi-bagi single gratis sebagai perlawanan terhadap pembajakan. Ternyata niat JFlow pun disambut hangat para pecintanya. Hanya dua hari mengumumkan lewat Twitter ada sekitar 500 email yang meminta lagu tersebut. JFlow sempat kerepotan karena harus mengurus segala sesuatunya dalam waktu singkat. Namun antusiasme para penggemarnya membuat ia tergerak untuk terus berbagi. Akhirnya 17 Oktober kemarin single itu sudah dinikmati pecintanya. “Gue harus berangkat ke Manchester hari ini karena lagu gue dipakai untuk kerjasama Achilles dan tim Manchester United, jadi kemarin itu benar-benar di luar dugaan. Tapi ini fun. Gue akan lakuin apapun demi karya dan penggemar gue,” jelasnya. Single ‘Apalagi’ diambil JFlow dari album ‘#dreambrave’ 2012. Lagu tersebut bercerita tentang seseorang yang lelah menunggu kepastian dari pasangannya. Apakah kamu jadi orang yang beruntung mendapatkan lagu ‘Apalagi’ langsung dari...
JFlow & Kotak Siap Temui Manchester United

JFlow & Kotak Siap Temui Manchester United

JAKARTA – Indonesia patut bangga karena ada lagi musisi kita yang diakui kualitas musiknya oleh masyarakat luar negeri. JFlow yang dikenal seorang rapper, pencipta lagu, TV host, bahkan aktor mendapatkan kontrak dengan perusahaan video games internasional, Rush Bros. Salah satu tembang lawasnya berjudul “Tonite” yang terdapat dalam album kedua milik JFlow, #dreambrave yang kini eksis dalam video game Rush Bros. Album pernah dirilis pada pertengahan 2011. “Lagu ‘Tonite’ ini dikerjakan bersama dengan Saykoji dan Guntur Simbolon. Dan video klip lagu ini dikerjakan oleh Tessy Penyami dan diedit Saykoji. Pesan lewat lagu dan videonya jelas, manfaatkan waktu karena hidup itu singkat dan malam ini sesuatu yang luar biasa akan terjadi, jangan sampai terlewatkan!” kata JFlow seperti dalam rilis yang diterima Okezone, Senin (23/9/2013). Pria bernama asli Joshua Matulessy sendiri yakin banyak musisi di Indonesia yang bisa membuat karya berkualitas tinggi hingga bisa “bersaing” dengan karya-karya musisi luar negeri. “Bersyukur banget ada kesempatan buat ngasih tahu ke dunia kalau Indonesia bisa mengekspor musik bagus, bukan cuma hasil bumi dan TKI saja. Saya menjadi makin yakin bahwa musik kita bisa bersaing di arena global,” tutur pria berusia 33 tahun ini. Selain itu, video game Rush Bros bukan jadi satu-satunya kesempatan JFlow go international. Lagu ciptaannya, ‘Rise and Fall’ juga didapuk jadi lagu “kampanye” kerjasama Archilles dengan klub sepakbola kenamaan Manchester United. Pemilik dua album ini pun diminta mengajukan nama musisi untuk berduet dengannya saat menyanyikan lagu “Rise and Fall”. Hingga akhirnya JFlow mengajukan band rock Kotak. Segala rencana telah disusun, JFlow dan Kotak sudah mereka lagu tersebut dan siap untuk segera diluncurkan ke dunia. JFlow dan Kotak pun dijadwalkan untuk segera terbang...
JFlow dan Kotak Garap Lagu untuk MASA – Manchester United

JFlow dan Kotak Garap Lagu untuk MASA – Manchester United

<iframe width=”854″ height=”510″ src=”//www.youtube.com/embed/mabLj7B3FB8″ frameborder=”0″ allowfullscreen></iframe> Suasana suatu studio rekaman di tengah kota Jakarta hari itu terlihat ramai dan ceria. JFlow dan band Kotak (Tantri, Cella, dan Chua) sedang melakukan rekaman sebuah lagu yang akan segera dirilis ke publik. PT Multistrada Arah Sarana (MASA) merupakan produsen ban di Indonesia yang memegang merk Achilles untuk ban mobil dan Corsa untuk ban motor, awal tahun ini telah melakukan langkah yang cukup besar yaitu bekerja sama dengan salah satu klub sepak bola terbesar dunia, Manchester United. Dengan menjadi Official Tire Partner of Manchester United, MASA harus melakukan serangkaian promosi agar informasi ini bisa sampai ke telinga seluruh masyarakat Indonesia. MASA yang berencana akan menggarap video clip untuk iklan ban Achilles-Manchester United terbaru, telah menunjuk JFlow sebagai penulis Theme Song mereka. Untuk lagu yang berjudul “Rise and Fall” ini, JFLow telah menggandeng band ternama Indonesia, Kotak untuk berkolaborasi. Dengan adanya lagu ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih terbuka dan bangga dengan musik Indonesia. Momen ini juga akan dimanfaatkan oleh JFlow dan Kotak untuk membawa nama Indonesia ke dunia internasional. Karena itulah semua pihak yang terlibat dalam pembuatan lagu ini merupakan putra dan putri Indonesia, mulai dari penulis lagu (JFlow), penyanyi (Kotak dan JFlow), pembuat musik (DJ Osvaldo Nugroho dan Dixie), pengarah vokal (Dennis Nussy),mixing dan mastering lagu (Wizzow) dan bahkan rencananya sebagai pembuat video klip juga akan diserahkan kepada production house dari Indonesia. Lagu “Rise and Fall” diperdengarkan pertama kali pada tanggal 30 Maret 2013 dalam acara United Festival yang diadakan oleh MASA. Dengan berita yang menyegarkan ini, mari kita lebih menghargai musik dan musisi Indonesia. Mari kita tunggu press conference launching single “Rise and Fall”. Hidup musik...
WOW, JFlow Release New Single

WOW, JFlow Release New Single

June 28 will be a historical date for me, FOJs. After almost two years, I finally released a new single. Sebenarnya udah lama sih ada lagu-lagu yang mau direlease, tapi I believe this is the right time to do so. Single terbaru ini, judulnya WOW, adalah pilihan favorit gue, mayoritas anak-anak band dan management. Liriknya simple tapi agak puitis, musiknya ceria dan hmm, agak “mahal” hehe.. There are few people I’d like to thank for their great work in making this song as it is today. Radikal, for making da beat, awesome as always. Torank Ambarita, da guitar man, love the groove! Dennis Nussy on keys, hands down! Thanks to Alya for lending her talent on da track as well. Mario Kurisuto, our brilliant studio engineer and Wizzow who did da smooth mixing. Thank you guys! Jadi, kalau penasaran, dan ternyata suka sama WOW ini, silahkan direquest sesering mungkin di radio-radio kesayangan kamu, dan acara2 TV favorit. Email2 request kamulah yang bisa membuat lagu WOW muncul di TV dan membuat Indonesia bersama-sama kita FOJ berkata...
JFlow ACAK-ACAK NUANSA BENING

JFlow ACAK-ACAK NUANSA BENING

Vokalis Jflow, mantan personel grup rap Saykoji, mengatakan bahwa bersama bandnya sekarang ia akan mengacak-acak sejumlah lagu sendiri dan karya orang-orang lain, termasuk “Nuansa Bening”, ciptaan Keenan Nasution yang sedang digemari lagi lewat vokal penyanyi solo Vidi Aldiano. Mengacak-acak, maksud Jflow, ia dan rekan-rekan segrupnya akan membawakan lagu-lagu bersangkutan dalam aransemen musik yang berbeda dari aransemen musik yang dikenal oleh publik selama ini untuk lagu-lagu itu. Jflow akan menyajikan lagu-lagu dimaksud pada Jumat (6/3) mulai pukul 23.00 di panggung lobi Jakarta Convention Center, dalam Jakarta International Java Jazz Festival 2009 (Java Jazz Festival 2009). Berhubung musik yang menjadi akar festival tersebut adalah jazz, Jflow dan bandnya akan menyuguhkan lagu-lagu itu dalam aransemen musik jazzy hip-hop. “Dari sore sampai malam, para pengunjung sudah mendengarkan berbagai macam jazz. Saya dan teman-teman ingin menampilkan sesuatu yang beda. Karena musik saya hip-hop dan musik Java Jazz Festival jazz, saya pilih jazzy hip-hop,” jelas pemilik nama Joshua Matulessy ini sehabis tampil dalam Kompas.com Music Corner, yang digelar pada Kamis (5/3) siang di Food City, Electronic City SCBD, Jakarta...
sepadankah

sepadankah

Saya baru selesai olahraga pagi setelah kemarin menghabiskan waktu total 13 jam di studio untuk mixing sebuah lagu untuk kepentingan konser solo pertama saya di 2014, #REFILL. Lagu itu nantinya juga akan masuk ke album solo ke 3 saya yang berjudul sama. Ini sebenarnya rutinitas sehari-hari saya yang sudah dijalani cukup lama selama 10 tahun berkarir sebagai musisi penuh waktu: bangun pagi, mencari dan menuliskan inspirasi, pergi bertemu klien atau calon investor atau rekan musisi, dan masuk studio hingga jauh malam ataupun subuh. “Is it worth it?’ atau “sepadankah semua ini?” tiba-tiba muncul di kepala saat mengangkat beban di pusat kebugaran beberapa menit lalu. Untuk sesaat beban bench press terasa meningkat 100x lipat saat memikirkan perjalanan yang sudah ditempuh hingga ke titik ini. Mungkin banyak yang bertanya-tanya seperti apa sih proses kreatif hingga sebuah lagu bisa sampai di telinga kita. Bukankah itu mudah sekali? Tinggal santai-santai menunggu inspirasi datang, tuangkan dan selesai? I wish it could be that easier supaya saya bisa punya kerjaan sampingan meneruskan bisnis kuliner misalnya atau jadi model paruh wake (which is impossible, and not because of time barrier, lol). Menjadi musisi, apalagi indie, apalagi di Indonesia amatlah berat. Di negara yang industri seninya maju tantangan bagi musisi hanya soal berkarya menghasilkan sesuatu yang keren, beda dan “connect” dengan penikmatnya. Promosi memang harus diusahakan sendiri, tapi sekali lagi semua ada jalurnya yang sudah disiapkan. Kemewahan yang mereka miliki dan membuat saya iri adalah mereka hidup ditengah masyarakat yang sangat menghargai betul karya kreatif dan intelektual. Sudah menjadi budaya mereka untuk menghargai karya dengan membayar harganya. Mereka tau si pencipta butuh penghasilan untuk bertahan hidup dan...
default-poup